<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Tarikh Agustia</title>
	<atom:link href="https://tarikhagustia.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tarikhagustia.id</link>
	<description>tarikhagustia.id Adalah sebuah situs pembelajaran tingkat lanjut</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Jun 2022 23:50:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2017/11/cropped-z3376104only-T-32x32.jpg</url>
	<title>Blog Tarikh Agustia</title>
	<link>https://tarikhagustia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bagaimana saya memulai karir menjadi seorang Software Engineer</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/bagaimana-saya-memulai-karir-menjadi-seorang-software-engineer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jun 2022 23:50:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Since Of Life]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Software Engineer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tarikhagustia.id/?p=184</guid>

					<description><![CDATA[TL;DR Bismillah, sudah sekian lama saya tidak menulis artikel di website ini karena beberapa kesibukan yang saya lakukan sehingga belum ada waktu luang untuk menulis artikel lagi. &#8220;Sebenarnya itu pembenaran saja sejujurnya saya terlalu malas untuk menulis artikel &#x1f606;&#8221;. Pagi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>TL;DR</strong> Bismillah, sudah sekian lama saya tidak menulis artikel di website ini karena beberapa kesibukan yang saya lakukan sehingga belum ada waktu luang untuk menulis artikel lagi. &#8220;Sebenarnya itu pembenaran saja sejujurnya saya terlalu malas untuk menulis artikel <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.1.0/72x72/1f606.png" alt="😆" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />&#8221;. </p>



<p>Pagi ini setelah bangun tidur entah angin apa yang membuat saya ingin menulis artikel tentang bagaimana perjalanan karir saya selama ini. Saya bukan seorang yang sukses untuk menjadi panutan bagi teman &#8211; teman yang sedang berkarir di dunia teknologi, akan tetapi saya berhadap dengan sedikit kisah saya ini dapat menjadi gambaran untuk teman &#8211; teman yang ingin memulai karir di dunia Teknologi. Oke tanpa basa basi lebih lanjut mari kita mulai.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Komputer adalah benda Keren!</h3>



<p>Pada pertengahan tahun 2009 &#8211; 2010 tepat nya saat saya masih duduk di bangku SMP, pada saat itu saya baru mengenal yang namanya Komputer karena saat di bangku SD tidak ada pelajaran / fasilitas dari sekolah mengenai Komputer. Saat itu saya berfikir bahwa Komputer adalah hal paling &#8220;Keren&#8221; yang saya pernah temukan karena saya masih ingat waktu itu saat pelajaran di sekolah saya mempelajari cara menggunakan MS. Paint dan yang saya pikirkan waktu itu &#8216;Wooow, keren banget kita bisa gambar apa pun didalam benda ini. dan hal ini membuat saya lebih penasaran pada benda yang bernama Komputer ini. </p>



<p>Tidak lama kemudian Alm. Ayah saya Bapak Wowo mendapat pinjaman perangkat komputer dari tempat dia bekerja, waktu itu saya ingat nama brand Komputer nya itu milenium dengan OS Windows 98. Komputer itu digunakan untuk kebutuhan surat menyurat dan pada saat itu Ayah saya sendiri belum mengerti tentang membuat dokumen di Komputer. Dengan bermodalkan ilmu dari sekolah dan Buku tentang Microsoft Word saya mencoba untuk membantu beliau dalam membuat dokumen di Microsoft Word.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Berawal dari hobby Main Game</h3>



<p>Seperti yang kita tahu bawah tahun 2009 adalah awal mula Warnet / warung internet sedang ramai dikalangan anak sekolah tidak terkecuali saya. Berawal dari ajakan teman untuk bermain game di Warnet menjadikan saya seorang yang sangat hobby bermain game. waktu itu saya masih ingat game yang saya mainkan adalah Game FPS Bernama Point Blank, tentu teman &#8211; teman semua tau game apa itu dan katanya masih aktif sampai saat ini. dan tentunya selain game PB, masih ada beberapa game lainnya seperti Game Facebook (Ninja Saga, Millionare City, dll) saya ga tau saat ini masih ada apa engga.</p>



<p>Karena komputer yang ada dirumah mempunyai spesifikasi yang sangat rendah dan tidak adanya akses internet maka saya mencoba mencari game &#8211; game ringan yang dapat saya jalankan pada komputer dirumah. Akhirnya saya menemukan game favorit saya waktu itu Yaitu Harvest Moon : Friend of Mineral Water yang dijalankan di emulator VBA (Visual Boy Advanced). ini game yang menurut saya memoriable banget karena saya bisa memainkan game ini berjam &#8211; jam didepan komputer. </p>



<p>Dari sini banyak hal yang saya pelajari dari komputer hingga saya pernah membuat komputer mati akibat terlalu sering memakainya (Tentunya main game ya :D). </p>



<h3 class="wp-block-heading">Melanjutkan pendidikan ke Sekolah Kejuruan</h3>



<p>Setelah lulus dari SMP saya mempunyai keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah yang ada jurusan komputer nya, hal ini sempat ditentang oleh beberapa orang karena &#8220;lulusan dari jurusan komputer kerjanya ngapain?&#8221; waktu itu saya tidak bisa menjawab karena jujur saya ingin masuk jurusan komputer karena hobby saja.</p>



<p>Ada beberapa pilihan sekolah kejuruan termasuk Sekolah Negeri dan Swasta, karena beberapa hal dan pertimbangan saya melanjutkan ke Sekolah SMK Swasta yaitu SMK Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi di sekolah ini saya mengambil Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Banyak hal yang dapat saya pelajari di sekolah ini termasuk pengetahuan dasar akan Komputer, pemrograman, jaringan dan hal &#8211; hal lainnya yang masih berhubungan dengan Komputer. </p>



<p>Pada masa sekolah banyak hal yang saya lakukan termasuk mengikuti Lomba LKS, waktu itu saya sempat ikutan lomba LKS 2x dan dua &#8211; dua nya saya tidak mendapatkan posisi juara karena saingannya waktu itu adalah orang &#8211; orang yang sudah hebat dalam membuat website. pada saat itu saya hanya dapat membuat website menggunakan aplikasi Adobe Dreamweaver dengan fungsi Drag n Drop nya :D. malahan setelah saya ngobrol &#8211; ngobrol dengan peserta lain, mereka membuat website menggunakan Notepad++ dengan saya hanya berfikir &#8220;Emang bisa ya bikin website pakai notepad++ aja? ga ada interface nya dong&#8221; dari sini saya belajar bahwa masih banyak hal yang belum saya tau tentang pemrograman.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Lulus Sekolah, Bingung mau kerja apa</h3>



<p>oke pada bagian ini mungkin akan teman &#8211; teman alami khususnya yang baru lulus. pada tahun 2014 saya baru lulus dan ketika lulus saya bingung mau lanjut ngapain, mulai dari kuliah atau kerja. saya sempat mendaftar beasiswa di poli teknik astra dan Alhamdulillah saya tidak diterima disana, Karena ekonomi keluarga kami waktu itu sedang tidak baik jadi saya tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan.</p>



<p>3 bulan nganggur dirumah, melihat beberapa teman sudah punya pekerjaan membuat saya sedikit cemburu, Opsi bekerja dipabrik pun muncul dari benak saya karena melihat kondisi ekonomi keluarga yang sedang tidak baik saat itu. Karena banyaknya pungli untuk masuk kerja dipabrik, saya pun berfikir ulang untuk masuk pabrik. (Biaya yang perlu dikeluarkan sekitar 3jt pada waktu itu) aneh bin ajaib, mau kerja kok bayar <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.1.0/72x72/1f633.png" alt="😳" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />.</p>



<div class="wp-block-image is-style-default"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://c.tenor.com/MjePgsk1DRcAAAAM/how-why.gif" alt="" width="220" height="220"/></figure></div>



<h3 class="wp-block-heading">Alhamdulillah, Pekerjaan pertama!</h3>



<p>Berkat doa orang tua yang mendo&#8217;akan saya setiap saat untuk mendapatkan pekerjaan terbaik saya mendapatkan tawaran pekerjaan untuk bekerja di salah satu Toserba disukabumi sebagai IT Support, Terimakasih kepada Bro Arlan sudah menawarkan saya pekerjaan disana, dari sini kita belajar bahwa kekuatan orang dalam dan relasi itu sangat penting!. Ditempat ini saya banyak belajar tentang hal &#8211; hal baru termasuk Server, Jaringan, Printer, dan Timbangan (eh kok ada Timbangan nya? tapi ini Fakta) wkwk.</p>



<p>Semua saya pelajari dari saat saya masih menjadi IT support di tempat ini, mulai dari Mesin Kasir, Timbangan, AC (Eh kok AC?) dan peralatan lain &#8211; lainnya karena menurut saya tidak apa &#8211; apa mempelajari banyak hal selagi kita masih muda. Tapi sayangnya pekerjaan ini tidak bertahan lama, hanya 1 tahun saya bekerja ditempat ini dan memutuskan untuk Resign.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Nganggur Part 2</h3>



<p>Oke setelah memutuskan untuk resign, saya pun menganggur selama kurang lebih 3 bulan tuntutan cicilan laptop dan motor membuat saya harus mencari penghasilan lain waktu itu saya berinisiatif untuk membuka jasa install ulang keliling dengan Tarif mulai dari 50rb.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="884" src="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/06/image-1024x884.png" alt="" class="wp-image-187" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/06/image-1024x884.png 1024w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/06/image-300x259.png 300w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/06/image-768x663.png 768w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/06/image.png 1434w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sambil mencari pekerjaan lain sayapun mulai mendalami dunia Programming, saya berinisiatif untuk melihat tutorial &#8211; tutorial yang ada di youtube, dari sinilah saya mulai mengenai channel youtube nya Sekolahkoding dan Kelas terbuka (saya sangat berterimakasih kepada mas hilman yang sudah memuat channel dan platform sekolahkoding.com). dari sini saya mulai mempelajari tentang web development mulai dari belajar PHP, CSS, Javascript, dll. Setelah mendalami apa itu pemrograman dari sini saya mulai lebih tertarik untuk menjadi seorang programmer dan sayapun mulai mempunyai sedikit motivasi untuk berkarir sebagai programmer.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Modal Nekat, Pergi ke Jakarta!</h3>



<p>Bekerja dijakarta sebenarnya adalah impian saya sewaktu sekolah, tapi waktu itu saya belum tau akan berkarir sebagai apa dan diperusahaan apa saat nanti bekerja di Ibu Kota Indonesia ini. setelah cukup belajar tentang dasar &#8211; dasar pemrograman saya pun langsung mencari informasi lowongan pekerjaan di google untuk posisi junior web developer. Pada saat itu saya submit lamaran ke beberapa perusahaan yang membuka lowongan sebagai web developer, hari demi hari saya lalui tanpa ada panggilan pekerjaan. Kemudian pada suatu waktu saya mendapatkan notifikasi email masuk untuk panggilan Interview dan test lewat online. yuhuuuu ~ </p>



<p>Dengan sangat antusias saya melakukan online interview dan juga online testing, saat itu testing yang dilakukan berupa soal &#8211; soal teknis seperti PHP, Business Logic, MySQL Query dan operasi matematika senderhana. Alhamdulillah Online test ini dapat saya selesaikan tanpa kendala apapun.</p>



<p>Setelah menunggu kurang lebih 1 minggu sayapun mendapatkan email baru bahwa saya telah menyelesaikan test dengan nilai cukup sempurna dan saat itu saya langsung ditawarkan untuk langsung bekerja dengan nominal Gaji awal yaitu Rp. 3.000.000,- (2015 awal). Disinilah saya mulai kebingungan karena saat itu saya harus merantau sendiri ke Jakarta tanpa ada kenalan dan bekal yang cukup, saat itu saya hanya memegang uang sekitar 300rb.</p>



<p>Bermodal nekat dan dukungan orang tua saya pun memberanikan diri untuk berangkat ke jakarta, walaupun orang tua saya sangat khawatir karena bingung nanti dijakarta mau sama siapa. tetapi saya berusaha meyakinkan orang tua saya supaya tidak khawatir akan hal itu. saya mun meminta ijin kepada atasan saya untuk tinggal dikantor sementara dan alhamdulillah di ijinkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Memulai Karir Sebagai Web Developer</h3>



<p>Hari &#8211; hari penuh tekanan dan tantangan pun dimulai, bagaimana tidak di hari pertama saya bekerja saya ditugaskan untuk menginstall project kantor dan saya butuh 3 hari untuk hanya menginstall project nya saja. Karena banyak hal baru yang perlu diinstall seperti composer dan saya hanya tau php dan mysql saja pada waktu itu. pada minggu &#8211; minggu pertama saya mendapat banyak sekali preasure dari atasan saya karena saya banyak ga bisanya haha :D. tapi hal itu tidak menjadi alasan saya untuk tetap fighting :).</p>



<p>3 bulan pertama saya selalu bekerja overtime, dari jam 7 pagi sampai jam 10 malam, maksimal jam 12 malam. Karena banyak hal yang saya tidak bisa dan tidak tau waktu itu, saya pun banyak menghabiskan waktu untuk membaca hal &#8211; hal teknis tentang tekonologi yang dipakai oleh perusahaan tempat saya bekerja. Hari demi hari saya pun belajar banyak hal baru dan mulai terbiasa dengan pekerjaan saya saat itu.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Komunitas dan Relasi adalah Koentji</h3>



<p>Tidak terasa 2 tahun berlalu saat saya pergi merantau ke Ibu Kota tercinta dan bekerja sebagai web developer, setelah punya pengalaman bekerja selama 2 tahun saya sedikit &#8216;sombong&#8217; dengan skill coding saya saat itu. Saya sering mencoba hal &#8211; hal baru seperti pindah &#8211; pindah framework, menggunakan bahasa pemrograman yang berbeda sampai gunta ganti OS (Waktu itu sering dual boot windows dan Linux haha).</p>



<p>tetapi pada satu terakhir saya merasa kurang puas dengan Karir saya saat itu karena saat itu saya ingin mencoba tantangan baru dengan bekerja di perusahaan yang lumayan besar, Dari sini lah saya coba browsing di internet tentang lowongan pekerjaan dan ketemu dengan komunitas facebook PHPID / PHP Indonesia. di forum ini saya banyak belajar karena banyak Member &#8211; member yang jago di forum ini. namun entah kenapa akun saya baru &#8211; baru ini terban dari group ini. (Mungkin karena saya melanggar ketentuan group yang saya tidak tau wkwk).</p>



<div class="wp-block-image is-style-default"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://c.tenor.com/Nwb8WYWKE08AAAAM/you-shall-not-pass-you-shall-be-banned.gif" alt="" width="414" height="290"/></figure></div>



<p>Dari komunitas ini saya menemukan sub group lainnya seperti PHPID Marketplace dimana para developer dan pencari kandidat pekerjaan dalam satu wadah. Ini sangat memudahkan saya karena banyak sekali lowongan pekerjaan yang saya dapatkan dari group ini, dari group ini pun saya ketemu banyak orang &#8211; orang hebat yang sangat berpengaruh ke karir saya waktu itu.</p>



<p>Setelah 2 tahun bekerja di tempat lama akhirnya saya menemukan pekerjaan baru masih sebagai web developer tapi dengan pengalaman berbeda dan tentunya tempat yang berbeda, dari sini saya pun mendapatkan kenalan baru dan relasi baru.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Memutuskan untuk menjadi Freelance</h3>



<p>Saat itu saya mempunyai teman namanya Mas Nugraha aka Mangocoding, saya kenal beliau dari tahun 2017 awal kalo ga salah. Kita sempat mengerjakan project bareng walapun project nya waktu itu ga selesai karena berbagai hal wkwk. Dari pengalaman pertama ini kami dapat mendapatkan hikmah yang sangat besar.</p>



<p>Tahun 2018 saya mendapatkan kabar bahwa beliau memulai pekerjaannya sebagai Freelancer disalah satu client bule (orang luar). dengan fee yang sangat fantastis yaitu up to USD 15 (kalo ga salah), sontak hal ini membuat saya sedikit termotivasi bagaimana tidak jika kalian punya 8 jam kerja segahari dan 173 jam perbulan maka income kalian selama satu bulan adalah 173 x 15 = 2.595 USD atau 37 Juta an jika kita konversi kedalam rupiah.</p>



<p>Sontak hal ini membuat saya kaget, bagaimana tidak dengan bekerja dari rumah dapat menghasilkan income sebanyak itu. Dari sini saya mencoba untuk mempelajari tentang Freelancer dan Remote Working.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Freelancer, tidak semudah itu!</h3>



<p>Akhir 2018 saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan saya karena waktu itu saya mendapatkan offering freelancer work from home dengan gaji yang sangat lumayan. Akan teteapi itu tidak bertahan lama, 3 bulan awal bekerja pekerjaan yang saya kerjakan baik &#8211; baik saja namun selanjutnya pekerjaan yang saya dapatkan sudah diluar job desk saya dan income bulanan sudah tidak menentu bahkan gaji saya selama 1 bulan sempat tidak dibayar.</p>



<div class="wp-block-image is-style-default"><figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" src="https://c.tenor.com/HQWH-v11qdYAAAAC/friday-pay-day.gif" alt=""/></figure></div>



<p>Dari sini saya mulai aga menyesal memulai karir difreelancer dan meninggalkan pekerjaan lama saya. Tapi hal ini tidak menyurutkan semangat saya untuk mencari pekerjaan freelancer lain. saya pun mencoba mencari job dari berbagai platform seperti upwork.com, projects.co.id dan masih banyak platform lainnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Client Pertama dari Freelancer</h3>



<p>Setelah menelusuri marketplace freelancer berbulan &#8211; bulan akhirnya saya mendapatkan notifikasi interview dari salah satu pekerjaan yang saya apply di upwork. Setelah obrolan panjang Alhamdulillah saya mendapatkan pekerjaan dengan rate USD 20/Jam, saat itu saya sangat bersyukur mendapatkan pekerjaan yang saya inginkan saat itu (dibayar pake dollar wkwkw). Akan tetapi pekerjaan yang diberikan saat itu sudah diluar role saya sebagai Web Developer yaitu mengerjakan task general diluar teknologi web seperti Conversi c++ library ke golang, windows service dan lain &#8211; lain. Karena saya pribadi punya sedikit skill di golang dan c++ jadi gaskeun lah &#8230;. 😀</p>



<p>Karena alasan corporate yang mengharuskan saya bekerja diluar platform upwork maka tidak semua pekerjaan yang saya lakukan tidak di trace lewat upwork, hanya pekerjaan pertama saya saja sisanya saya lakukan langsung diluar upwork. Sampai saat ini (2022) saya masih mendapatkan beberapa job dari client yang saya temukan di dunia freelancer dan mendapatkan kontrak longterm.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Rejeki tidak sebatas yang kita lihat</h3>



<p>Seperti yang sudah saya ceritakan diatas, pada awal kelulusan saya di SMK saya sempat bingung mau kerja sebagai apa kedepannya. dalam fikiran saya untuk lulusan IT / Komputer seperti saya mungkin jika usaha sendiri mentok di buka toko komputer atau reparasi komputer dan jika berkarir mungkin mentok di Manager IT itu pun jika saya mempunyai kemampuan yang memadai.</p>



<p>Akan tetapi setelah mendalami lebih jauh lagi banyak jenis &#8211; jenis karir yang dapat kira temukan di dunia IT ini, mulai Dari Web Developer, Mobile Developer, UI UX, Network, dan masih banyak lagi yang tidak saya bisa sebutkan. dulu saya masih berfikir bahwa bekerja di kota sendiri itu sangat sulit karena tidak banyak perusahaan yang membuka lowongan IT. Tapi sekarang dengan adanya komunitas, marketplace, dan internet hal itu tidak menjadi halangan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.</p>



<p>Setiap orang sudah dilahirkan dengan Rejeki masing &#8211; masing yang membedakan adalah bagaimana cara kita menjemput rejeki itu, apakah kalian akan menjemput nya dengan penuh semangat dan kerja keras atau sebaliknya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penutup</h3>



<p>Alhamdulillah, saya sudah menceritakan sebagian kecil dari kisah seorang software engineer yang masih belajar dalam berbagai hal dan masih jauh dari kata sukses. Tulisan ini tidak ditulis orang yang bisa menjadi panutan kalian dalam berkarir, akan tetapi mudah &#8211; mudahan dapat menjadi inspirasi bagi kalian yang masih bingung untuk berkarir di dunia IT. Sekian dari saya mohon maaf jika tulisan ini masih banyak kekurangan.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><em>&#8220;Menulis adalah janji bhakti untuk negeri&#8221;</em></p></blockquote>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengalaman Nilai Trilogi Nusa Putra dalam Kehidupan sehari &#8211; hari</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/pengalaman-nilai-trilogi-nusa-putra-dalam-kehidupan-sehari-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2022 03:42:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tarikhagustia.id/?p=178</guid>

					<description><![CDATA[Bismillahirah&#8217;manirahim, Assalamu&#8217;alaikum wr wb. Setelah mengikuti seminar Kenusaputraan yang dilakukan secara daring lewat aplikasi Zoom, dalam tulisan ini saya akan menceritakan pengalaman saya tentang Nilai Trilogi Nusa Putra dalam kehidupan sehari &#8211; hari. Seperti yang kita ketahui Universitas Nusa Putra...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bismillahirah&#8217;manirahim, Assalamu&#8217;alaikum wr wb.</p>



<p>Setelah mengikuti seminar Kenusaputraan yang dilakukan secara daring lewat aplikasi Zoom, dalam tulisan ini saya akan menceritakan pengalaman saya tentang Nilai Trilogi Nusa Putra dalam kehidupan sehari &#8211; hari.</p>



<p>Seperti yang kita ketahui Universitas Nusa Putra memiliki nilai-nilai luhur sekaligus juga merupakan manifesto dalam perjuangannya meraih visi misi. Nilai-nilai itu disebut dengan Trilogi Nusa Putra yang harus dijungjung tinggi dan menjadi bagian dalam kehidupan seluruh insan Nusa Putra diantaranya:</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Amor Deus (Cinta Kasih Tuhan)</h2>



<p>Dikutip dari website nusaputra.ac.id bahwa Amor Deus adalah &#8220;Sebagai anugerah cahaya insan Nusa Putra untuk tetap menjalankan syariat agama, beragama merupakan kebutuhan dan cinta kita kepada Tuhan, bukan lagi sebagai kewajiban.&#8221;.</p>



<p>Sebagai seorang Mahasiswa Muslim khusus nya saya mencintai seorang Pencipta adalah wajib dalam artian kita harus memiliki Cinta dan Iman terhadap Allah SWT. Cinta yang dimaksud bisa dalam berupa mengamalkan Ajaran-Nya dan juga menjauhi Larangan-Nya seperti yang saya kutip dalam surat berikut:</p>



<p><em>“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang yang beruntung.” </em>(QS Al Imran ayat 104).</p>



<p>Bentuk cinta yang dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari &#8211; hari sebagai contoh adalah melaksanakan Sholat 5 waktu dengan penuh kehusyukan dan juga menghindari apa yang diharamkan oleh Allah SWT dan Rasulullah.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Amor Parentium (<strong>Cinta Kasih Orang Tua</strong>)</h2>



<p><em>&#8220;Sebagai kekuatan insan Nusa Putra untuk menjaga ajaran dan nilai-nilai luhur rasul, leluhur, kedua orang tua dan guru-guru kita serta orang orang soleh sebelum kita.&#8221;</em></p>



<p>Menurut penulis cinta kepada orang tua itu bukanlah sesuatu yang dicari, Melainkan Dibentuk, Perjalanan yang cukup panjang bersama orang tua tentunya akan melahirkan rasa kasih sayang dan cinta terhadap orang tua kita. Rasa dilindungi, rasa dicintai, rasa di sayangi yang kita dapatkan dari orang tua kita tidak dapat digantikan dengan apapun.</p>



<p>Ketika tulisan ini ditulis, penulis juga sudah berstatus sebagai orang tua dengan memiliki 1 anak gadis 2 tahun lebih saat artikel ini ditulis. rasa kasih sayang penulis tidak bisa digambarkan dengan apapun. Maka sebagai insan yang diciptakan sesempurna mungkin oleh Allah SWT maka hendaknya kita menyayangi orang tua kita karena Mencintai Orang tua kita adalah perbuatan yang paling dicintai oleh Allah SWT setelah Sholat pada waktunya.</p>



<p>Sering kali muncul pertanyaan bagaimana memberikan bentuk cinta kita terhadap orang tua kita saat ini? sebagai contoh saya yang penulis lakukan ajaklah orang tua kalian ketempat &#8211; tempat yang disukai bisa tempat liburan, tempat makan dan juga lain &#8211; lain. tidak perlu mewah yang paling terpenting bawaha kita harus menunjukan rasa kasih sayang kita dalam bentuk apapun.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="766" src="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-23-at-10.34.29-1024x766.jpeg" alt="" class="wp-image-179" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-23-at-10.34.29-1024x766.jpeg 1024w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-23-at-10.34.29-300x225.jpeg 300w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-23-at-10.34.29-768x575.jpeg 768w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-23-at-10.34.29.jpeg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Foto ini diambil ketika penulis mengajak Ayah dan Ibu, dan adik penulis untuk makan bersama di salah satu restoran di tempat tinggal penulis</figcaption></figure>



<h2 class="wp-block-heading">3. Amor Concervis (Cinta Kasih Sesama)</h2>



<p><em>&#8220;Sebagai pengikat insan Nusa Putra untuk menjalani hidup berdampingan secara damai dalam menyikapi setiap perbedaan, karena Tuhan berkehendak atas adanya perbedaan itu sendiri&#8221;</em></p>



<p>&#8220;Jika kalian tidak bersaudara secara Agama, maka kalian adalah saudara secara kemanusiaan&#8221;. sebagai seorang insan yang lemah dan butuh pertolongan semestinya kita memiliki rasa cinta kasih kepada sesama. Maksud cinta kasih kepada sesama adalah Rasa ingin tolong menolong, membantu sesama dan juga memiliki sifat gotong royong karena pada Akhirnya manusia adalah mahluk ciptaan tuhan yang tidak bisa hidup sendiri.</p>



<p>Sifat kesombongan yang muncul terkadang membuat manusia lupa akan takhir nya sendiri, takdir bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri. maka dari itu kita selayaknya memiliki cinta kasih kepada sesama.</p>



<p>bentuk cinta yang dapat dilakukan adalah dengan membantu sesama, dalam bentuk Materi, Doa, dan Support tergantung bagaimana kesanggupan kita. Maka dari itu penulis mengajak kepada semua orang yang membaca tulisan ini untuk saling membantu sesama dengan niat ikhlas dan ibadah,</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>&#8220;Karena sebaik &#8211; baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi yang lainnya&#8221;. &#8211; Penulis, 2022</p></blockquote>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rangkuman Jurnal Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Karyawan Dengan Metode Analytical Hierarchy Process</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/rangkuman-jurnal-sistem-pendukung-keputusan-seleksi-penerimaan-karyawan-dengan-metode-analytical-hierarchy-process/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2021 07:33:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tarikhagustia.id/?p=175</guid>

					<description><![CDATA[Dalam artikel ini kita akan membahas tentang rangkuman jurnal Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Karyawan Dengan Metode Analytical Hierarchy Process. Metode AHP Merupakan salah satu model untuk pengambilan keputusan yang dapat membantu kerangka berfikir manusia. Metode ini dikembangkan oleh Thomas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam artikel ini kita akan membahas tentang rangkuman jurnal Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Karyawan Dengan Metode Analytical Hierarchy Process.</p>



<p>Metode AHP Merupakan salah satu model untuk pengambilan keputusan yang dapat membantu kerangka berfikir manusia. Metode ini dikembangkan oleh Thomas L. Saaty seorang ahli matematika yang bekerja pada University of Piitsburgh pada tahun 1970-an. Dasar berfikirnya metode AHP adalah proses membentuk skor secara numerik untuk  menyusun rangking setiap alternatif keputusan berbasis pada bagaimana sebaiknya alternatif itu dicocokkan dengan kriteria pembuat keputusan.</p>



<p>penelitian ini dilakukan di PT. XYZ, adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang garmen. </p>



<p>Menurut data statistik Kabupaten Sukabumi dari tahun 2010 – 2014 komposisi para pencari kerja pria dan wanita cenderung meningkat. Kondisi ini tentunya menjadi tugas Pemerintah Daerah dalam penyediaan<br>lapangan kerja bagi masyarakatnya. Oleh karena itu kerjasama antara Pemerintah dan Dunia usaha/industri dalam penyediaan lapangan kerja sangat penting. Disisi lain penyediaan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja khususnya di Industri hendaknya<br>disiapkan dengan baik, sehingga visi Pemerintah Daerah dalam mensejahterakan masyarakat serta tujuan perusahaan bisa terlaksana dengan baik.</p>



<p>Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder seperti beberapa jurnal yang berkaitan dengan AHP dan juga beberapa bentuk dokumentasi.</p>



<p>Setelah dilakukan proses analisis bahwa penggunaan metode AHP dapat membantu pihak<br>manajemen dalam proses penyelesian calon karyawan baru secara obyektif, dengan kriteria yang<br>diuji diantaranya tes tulis, wawancara, sof skill, experience dan grooming. Hal ini diperlihatkan<br>melalui proses perangkingan yang dilakukan terhadap 5 calon karyawan baru a.n Resna dengan<br>nilai 0.21231 dengan ranking 1, selanjutnya Iyang dengan nilai matrik 0.21055 dengan rangking<br>2, Rudi dengan nilai matrik 0.21020 dengan rangking 3, Fina dengan nilai matrik 0.18829 dengan<br>rangking 4 serta Alfin dengan nilai matrik 0.17865 dengan rangking 5. Hasil pengujian sistem<br>yang dibuat berbasis website dengan metode SQA diperoleh nilai uji 82.7, hal ini artinya sistem<br>dikatagorikan baik yang diuji oleh 5 orang responden serta dapat digunakan secara significant<br>oleh pihak manajemen.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rangkuman Jurnal Algoritma K-MEANS Dalam Penentuan Tingkat Kepuasan Siswa Terhadap Pembelajaran Online di Masa Pandemi COVID-19</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/rangkuman-jurnal-algoritma-k-means-dalam-penentuan-tingkat-kepuasan-siswa-terhadap-pembelajaran-online-di-masa-pandemi-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2021 02:22:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tarikhagustia.id/?p=164</guid>

					<description><![CDATA[Artikel ini berisi tentang rakungkuman jurnal Algoritma K-MEANS Dalam Penentuan Tingkat Kepuasan Siswa Terhadap Pembelajaran Online di Masa Pandemi COVID-19 yang disusun Oleh M Syukron Nawawi dan Dudih gustian, teman &#8211; teman dapat mendownload jurnal nya disini Pada jurnal berikut...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Artikel ini berisi tentang rakungkuman jurnal <strong>Algoritma K-MEANS Dalam Penentuan Tingkat Kepuasan Siswa Terhadap Pembelajaran Online di Masa Pandemi COVID-19</strong> yang disusun Oleh M Syukron Nawawi dan Dudih gustian, teman &#8211; teman dapat mendownload jurnal nya disini </p>



<div class="wp-block-file"><a href="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/document-12.pdf">document-12</a><a href="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/document-12.pdf" class="wp-block-file__button" download>Unduh</a></div>



<p>Pada jurnal berikut ini penulis mencoba melakukan penelitian tentang kepuasan siswa dalam melakukan pembelajaran online dimasa pandemi menggunakan algoritma K-Means. K-Means Clustering adalah suatu metode penganalisaan data atau metode Data Mining yang melakukan proses pemodelan tanpa supervisi (unsupervised) dan merupakan salah satu metode yang melakukan pengelompokan data dengan sistem partisi.</p>



<p>Metode penelitian yang dipakai dalam jurnal kali ini adalah  systematic literature review Kitchenham, 2004), dengan menggunakan alur proses penentuan population, intervention, comparison, outcomes, dan context beserta research question mengikuti style. Dalam kasus kali ini penulis melakukan penelitian di SMK Islam Nurul Huda dengan menggambil 60 Orang kuisioner sebagai bahan penelitan.</p>



<p>Setelah data terkumpul kemudian dilakukannya tahapan clusering atau pemisahan, Dalam tahap ini dilakukan pengelompokan dan pemisahan sekumpulan data dari himpunan sesuai kriteria menjadi beberapa kelas. Penerapan teori Euclidean Distance dilakukan dalam tahap dalam  pengelompokan data ini. Untuk proses pengelompokan data menggunakan proses flowchart sebagai berikut.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="278" height="653" src="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image.png" alt="" class="wp-image-169" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image.png 278w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image-128x300.png 128w" sizes="auto, (max-width: 278px) 100vw, 278px" /></figure></div>



<p>Setelah melewati proses clustering dan analisa, maka didapatkan Hasil perhitungan Jarak literasi ke 4 sebagai berikut.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="508" height="427" src="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image-1.png" alt="" class="wp-image-170" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image-1.png 508w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image-1-300x252.png 300w" sizes="auto, (max-width: 508px) 100vw, 508px" /></figure></div>



<p>Dari tabel diatas didapatkan data yang sudah dikelompokan seperti yang dilakukan pada iterasi ke-4 yaitu sebagai berikut :</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" width="307" height="310" src="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image-2.png" alt="" class="wp-image-171" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image-2.png 307w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image-2-150x150.png 150w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2021/01/image-2-297x300.png 297w" sizes="auto, (max-width: 307px) 100vw, 307px" /></figure></div>



<p>Kesimpulannya adalah 


Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa algoritma <em>k-means </em>menggunakan teori <em>euclidean distance
</em>sebagai cara pemilihan jarak antar data dan ke pusat cluster dapat digunakan untuk menentukan tingkat 
kepuasan siswa dalam pembelajaran secara <em>online </em>pada masa covid-19. Dari cluster ini menghasilkan 
tingkat pernyataan yang tidak setuju dikategorikan tinggi dengan nilai 7.69 dibandingkan dengan 
pernyataan setuju yang dikategorikan rendah dengan nilai 4.09, sedangkan untuk tingkat kategori sedang 
tidak ada, yaitu dengan nilai 0.00. Secara garis besar, dari penelitian yang dilakukan terhadap 60 siswa di 
SMK Islam Nurul Huda untuk tingkat kepuasan siswa dalam pembelajaran secara <em>online </em>pada masa covid-
19, dengan menggunakan metode <em>k-means </em>dan menerapkan teori <em>euclidean distance,</em>memiliki tingkat 
pernyataan tidak setuju yang tinggi dibandingkan dengan pernyataan setuju. Bisa dikatakan bahwa dengan 
hasil seperti ini bisa menjadi pertimbangan dan perbaikan untuk pembelajaran <em>online </em>di masa pandemi 
covid-19.



</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangun Microservices sederhana dengan PHP, NodeJS dan Docker – Bagian 3 (Product Service)</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/membangun-microservices-sederhana-dengan-php-nodejs-dan-docker-bagian-3-product-service/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Dec 2019 00:32:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Microservices]]></category>
		<category><![CDATA[microservices]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tarikhagustia.id/?p=148</guid>

					<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Wr, Wb. Pada artikel ini kita akan fokus membuat Product Service, Service ini akan Menggunakan NodeJS dan MongoDB sebagai database nya. Alasan admin menggunakan NodeJS dan mongoDB yaitu admin ingin menunjukan keberagaman dalam membangun suatu microservices. Tidak ada aturan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-1024x576.png" alt="Membangun Microservice Sederhana dengan PHP NodeJS dan Docker" class="wp-image-126" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-1024x576.png 1024w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-300x169.png 300w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-768x432.png 768w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker.png 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr, Wb. Pada artikel ini kita akan fokus membuat Product Service, Service ini akan Menggunakan NodeJS dan MongoDB sebagai database nya. Alasan admin menggunakan NodeJS dan mongoDB yaitu admin ingin menunjukan keberagaman dalam membangun suatu microservices. Tidak ada aturan yang baku mengenai bahasa pemrograman maupun database yang akan kalian pakai. Pilih lah bahasa pemrograman dan database yang cocok untuk mengandle logic yang ada pada Service yang akan dibuat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Installasi</h3>



<p>Kali ini kita akan menggunakan Framework nodejs yang cukup populer yaitu ExpressJS, Pastikan kalian sudah menginstall NodeJS dan MongoDB ya.</p>



<p>Seperti yang kita bahas pada artikel <a href="https://tarikhagustia.id/membangun-microservices-sederhana-dengan-php-nodejs-dan-docker-bagian-2-authentication-service/">sebelumnya</a> bahwa struktur folder yang kita buat seperti ini :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>~/Documents/code/microservices/
- authentication
- products</code></pre>



<p>untuk memulai installasi kalian tinggal pindah ke folder ~/Documents/code/microservices/ kemudian ketik command dibawah ini :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>npx express-generator products</code></pre>



<p>Maka folder products akan terbuat beserta file &#8211; file yang dibutuhkan untuk membuat service products, jika kalian menemukan masalah pada saat installasi, silakan buka dokumentasi resmi <a href="https://expressjs.com/en/starter/generator.html">disini</a>.</p>



<p>Ketik perintah ini untuk memastikan aplikasi Express kalian berjalan</p>



<pre class="wp-block-code"><code>npm run start</code></pre>



<h3 class="wp-block-heading">Membuat Endpoint</h3>



<p><strong>PENTING : </strong>Perlu kalian ketahui bahwa beberapa service harus memiliki middleware untuk menghandle JWT Token, simple nya setiap service harus bisa memvalidasi apakah token yang dikirimkan dari User masih berlaku atau tidak, ini berlaku pada setiap service yang akan di diakses oleh user. Dan juga setiap service yang memakai middleware JWT diharuskan memakai JWT_SECRET key yang sama.</p>



<p>Kita akan mengambil contoh kasus dimana pada service ini terdapat dua endpoint yaitu, seperti pada artikel sebelumnya bahwa /products akan diarahkan ke Service Products jadi kita buat nya / dan /seeder saja.</p>



<pre class="wp-block-code"><code># End Point ini akan dibuat public
/products
# End Point berfungsi sebagai seeder yang nantinya akan mengisi data products di database dan endpoint ini akan dibuat secure
/products/seed
</code></pre>



<p>Supaya service kita dapat menghandle token dan juga supaya service kita dapat terkoneksi dengan mongodb, tentunya kita butuh yang namanya packages untuk mempermudah. Sisipkan packages berikut di packages.json</p>



<pre class="wp-block-code"><code>"dependencies": {
    ....
    "jsonwebtoken": "^8.5.1",
    "mongoose": "^5.7.13",
    ....
  }</code></pre>



<p>Setelah itu tentunya kita membutuhkan namanya file konfigurasi untuk menyimpan variable seperti konfigurasi database, dan JWT_SECRET. Buat file di config/keys.js kemudian sisipkan script berikut :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>module.exports = {
    mongoURI: process.env.MONGO_URL || "mongodb://root:root@localhost:27017/data?authSource=admin",
    jwtSecret: process.env.JWT_SECRET || "SuperSecretKey**2019"
};</code></pre>



<p>Selanjutnya kita akan membuat model untuk data Product kita, buat file models/Product.js dan sisipkan script berikut :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>const mongoose = require("mongoose");
const schema = mongoose.Schema;

const ProductSchema = new schema({
    name:{
        type: String,
        required: true
    },
    price:{
        type: Number,
        required:true
    },
    created_at:{
        type: Date,
        default:Date.now
    }
});

module.exports = Product = mongoose.model("products", ProductSchema);</code></pre>



<p>Kemudian kita akan membuat routes nya, edit / buat file routes/index.js dan sisipkan script berikut : </p>



<pre class="wp-block-code"><code>var express = require('express');
var router = express.Router();
let Product = require("../models/Product"); 
let config = require("../config/keys")






/**
 * The Middleware
 */

// a middleware sub-stack shows request info for any type of HTTP request to the /user/:id path
router.use('/seed', function (req, res, next) {
  console.log(config.jwtSecret)
  let token = req.headers['Authorization']; // Express headers are auto converted to lowercase
  if(token == undefined){
    res.status(403).json({
      message: "Please provide token",
      status_code: 403
    })
  }else{
    if (token.startsWith('Bearer ')) {
      // Remove Bearer from string
      token = token.slice(7, token.length);
    }

    
    if (token) {
      jwt.verify(token, config.jwtSecret, (err, decoded) => {
        if (err) {
          res.status(403).json({
            message: "Invalid token",
            status_code: 403
          })
        } else {
          req.decoded = decoded;
          next();
        }
      });
    } else {
      res.status(403).json({
        message: "Please provide token",
        status_code: 403
      })
    }
  }
  
})
router.get('/seed', function(req, res, next) {
  let data = [];
  let length = 100; // user defined length

  for(let i = 0; i &lt; length; i++) {
     new Product({
       name: "Product name " + i,
       price: 15000
     }).save().then(() => console.log("Success"))
  }
  res.send(`Seeding ${length} complete`)
});
/**
 * Get Products list
 */
router.get('/', function(req, res, next) {
  Product.find({}, function(err, results) {
    res.send(results)
  })
});


module.exports = router;
</code></pre>



<p>Kemudian kita edit file app.js dan sisipan script berikut :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>var createError = require('http-errors');
var express = require('express');
var path = require('path');
var cookieParser = require('cookie-parser');
var logger = require('morgan');

var indexRouter = require('./routes/index');

var app = express();

// view engine setup
app.set('views', path.join(__dirname, 'views'));
app.set('view engine', 'jade');

app.use(logger('dev'));
app.use(express.json());
app.use(express.urlencoded({ extended: false }));
app.use(cookieParser());
app.use(express.static(path.join(__dirname, 'public')));

app.use('/', indexRouter);

// catch 404 and forward to error handler
app.use(function(req, res, next) {
  next(createError(404));
});

// error handler
app.use(function(err, req, res, next) {
  // set locals, only providing error in development
  res.locals.message = err.message;
  res.locals.error = req.app.get('env') === 'development' ? err : {};

  // render the error page
  res.status(err.status || 500);
  res.render('error');
});

// MongoDB
const db = require("./config/keys").mongoURI;
const mongoose = require("mongoose");
console.log(db)
mongoose
    .connect(db, {useNewUrlParser: true, auth:{authdb:"admin"}})
    .then(() => console.log("mongoDB Connected"))
    .catch((err) => {
      console.log(err)
      process.exit(1)
    });

module.exports = app;
</code></pre>



<p>Oke sampai saat ini kita sudah berhasil membuat service products. <strong>PS :</strong> Admin anggap kalian sudah mengerti ya dalam pembuatan API menggunakan NodeJS karena disini admin hanya memberikan contoh service sederhana, Kalau kalian ingin berkreasi dengan contoh kasus lain silakan.</p>



<p>Okay, saat nya kita mencoba.</p>



<p>Buka aplikasi Postman kemudian coba hit di endpoint <a href="http://localhost:3000/">http://localhost:3000/</a>. Kalian pasti akan mendapatkan response array kosong karena kita belum melakukan seeder database. untuk melakukan seeder database kalian kunjungi <a href="http://localhost:3000/">http://localhost:3000/</a>seed.</p>



<p>Dan pastinya kalian akan mendapatkan response seperti ini :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>{
"message": "Please provide token",
"status_code": 403
}</code></pre>



<p>Jadi mekanisme nya adalah, kalian harus mengambil JWT TOKEN ke service Authentication yang telah kita buat sebelumnya, kemudian Ambil token tersebut dan kirimkan bersamaan dengan request untuk melakukan seeder. (Pastikan JWT_SECRET nya sama ya).</p>



<p>Jika ada kendala jangan sungkan untuk tanya ke admin lewat sosial media yang ada diatas. Tutorial ini disimpan di Repository github saya, kalian bisa buka disini : <a href="https://github.com/tarikhagustia/microservice_example">https://github.com/tarikhagustia/microservice_example</a></p>



<p>Sekian dan terimakasih, Wassalamu&#8217;alaikum Wr. Wb.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangun Microservices sederhana dengan PHP, NodeJS dan Docker – Bagian 2 (Authentication Service)</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/membangun-microservices-sederhana-dengan-php-nodejs-dan-docker-bagian-2-authentication-service/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2019 08:29:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Microservices]]></category>
		<category><![CDATA[microservices]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tarikhagustia.id/?p=144</guid>

					<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb Pada artikel kali ini saya akan melanjutkan materi tentang Membangun Microservices sederhana dengan PHP, NodeJS dan Docker. Pada bagian ini saya akan menjelaskan tentang pembuatan Authentication Service, oh iya sebelum ke materi FYI ya buat temen &#8211;...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-1024x576.png" alt="Membangun Microservice Sederhana dengan PHP NodeJS dan Docker" class="wp-image-126" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-1024x576.png 1024w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-300x169.png 300w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-768x432.png 768w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker.png 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb Pada artikel kali ini saya akan melanjutkan materi tentang Membangun Microservices sederhana dengan PHP, NodeJS dan Docker. Pada bagian ini saya akan menjelaskan tentang pembuatan Authentication Service, oh iya sebelum ke materi <strong>FYI </strong> ya buat temen &#8211; temen bahwa domain blog saya telah di ubah dari blog.tarikhagustia.id ke tarikhagustia.id karena sesuatu dan lain hal.</p>



<p>Pada artikel <a href="https://tarikhagustia.id/membangun-microservices-sederhana-dengan-php-nodejs-dan-docker-bagian-1/">bagian pertama</a>, kita sudah membahas tentang arsitektur yang akan kita buat. Nah pada bagian ini admin akan membuat Authentication Service menggunakan PHP dengan Framework lumen. Mungkin ada temen &#8211; temen yang bertanya, &#8220;Bang kok pake PHP? kenapa ga pake golang atau semacamnya? kan lebih cocok.&#8221; ya karena saya sendiri belum bisa golang hehe <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.1.0/72x72/1f641.png" alt="🙁" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> . Disini saya mencoba untuk memperlihatkan keberagaman dalam pembuatan microservice. Untuk Framework, temen &#8211; temen bebas memilih apa saja kebetulan saya pake Lumen karena saya sendiri sudah terbiasa dengan Laravel.</p>



<p>Tapi ni tapi&#8230; memakai PHP sebagai microservices bukanlah hal yang jelek, karena performance dari PHP sendiri mangkin kesini mangkin &#8220;Ngacir&#8221;.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Installasi Lumen</h3>



<p>Disini saya ga bakal ngajarain hal &#8211; hal basic, jadi saya anggap temen &#8211; temen sudah bisa dalam melakukan installasi untuk Lumen Framework, kalo temen &#8211; temen ga tau cara install nya, cek official dokumentasi nya.</p>



<p>jadi pada pembuatan microservices ini saya akan membuat struktur folder seperti ini : </p>



<pre class="wp-block-code"><code>~/Documents/code/microservices/
- authentication
- products</code></pre>



<p>untuk lokasi nya disesuaikan ya di lokasi komputer temen &#8211; temen, kebetulan saat membuat artikel ini saya pake Mac (Sombong amat &#8230;).</p>



<p>Oke, kemudian untuk menginstall lumen di dalam folder microservices, run command berikut :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>composer create-project --prefer-dist laravel/lumen authentication</code></pre>



<p>Seteleh terinstall pastikan temen &#8211; temen melakukan konfigurasi dasar, untuk konfigurasi dasar temen &#8211; temen bisa lihat di offical dokumentasi nya. Setelah terkonfigurasi dengan baik silahkan temen &#8211; temen buka project nya dengan Text Editor / IDE yang disukai, saat ini saya pakai PHPStrom sebagai IDE nya.</p>



<p>Selanjutnya dalam pembuatan service ini kita akan memakai packages <a href="https://github.com/tymondesigns/jwt-auth">https://github.com/tymondesigns/jwt-auth</a> untuk melakukan generator token JWT, tambahkan package tersebut pada composer.json</p>



<pre class="wp-block-code"><code>...
"tymon/jwt-auth": "^1.0",
...</code></pre>



<p>Pakai yang versi 1 keatas ya biar upto date gituloh, Kemudian jalankan composer update, untuk installasi lengkapnya silahkan baca dokumentasi lengkapnya di <a href="https://jwt-auth.readthedocs.io/en/develop/lumen-installation/">https://jwt-auth.readthedocs.io/en/develop/lumen-installation/</a> </p>



<p>Jangan lupa dibaca juga ya quick start nya <a href="https://jwt-auth.readthedocs.io/en/develop/quick-start/">https://jwt-auth.readthedocs.io/en/develop/quick-start/</a> </p>



<p>Kemudian pastikan lumen framework nya berjalan dengan sempurna dengan menjalankan perintah</p>



<pre class="wp-block-code"><code>php -S localhost:8000 -t public</code></pre>



<p>Jika tidak ada error, maka lumen framework akan berjalan pada port 8000 dan akan memberikan response : Lumen (6.2.0) (Laravel Components ^6.0), jika tidak temen &#8211; temen bisa debugging sendiri, itung &#8211; itung latihan hehe ;).</p>



<p></p>



<h3 class="wp-block-heading">Membuat End Point</h3>



<p>Dalam pembuatan API pasti kita tidak asing lagi dengan kata End Point, kali ini kita akan membuat 2 endpoin yaitu :</p>



<ol class="wp-block-list"><li>/auth/token (Memberikan response token)</li><li>/auth/me (Memberikan informasi user yang telah login)</li></ol>



<p>Pertama kita harus membuat controller, jika temen &#8211; temen mengikuti tutorial dari <a href="https://jwt-auth.readthedocs.io/en/develop/quick-start/">https://jwt-auth.readthedocs.io/en/develop/quick-start/</a> maka temen &#8211; temen tinggal ikuti saja. Mari kita buat AuthController.php (Karena dilumen ga bisa generate controller) jadi kita mesti buat secara manual.</p>



<pre class="wp-block-code"><code>&lt;?php

namespace App\Http\Controllers;

use Illuminate\Http\Request;
use Illuminate\Support\Facades\Auth;
use App\Http\Controllers\Controller;

class AuthController extends Controller
{
    /**
     * Create a new AuthController instance.
     *
     * @return void
     */
    public function __construct()
    {
        $this->middleware('auth:api', ['except' => ['login']]);
    }

    /**
     * Get a JWT via given credentials.
     *
     * @param Request $request
     * @return \Illuminate\Http\JsonResponse
     */
    public function login(Request $request)
    {
        $credentials = $request->only(['email', 'password']);

        if (! $token = Auth::attempt($credentials)) {
            return response()->json(['error' => 'Unauthorized'], 401);
        }

        return $this->respondWithToken($token);
    }

    /**
     * Get the authenticated User.
     *
     * @return \Illuminate\Http\JsonResponse
     */
    public function me()
    {
        return response()->json(Auth::user());
    }

    /**
     * Log the user out (Invalidate the token).
     *
     * @return \Illuminate\Http\JsonResponse
     */
    public function logout()
    {
        Auth::logout();

        return response()->json(['message' => 'Successfully logged out']);
    }

    /**
     * Get the token array structure.
     *
     * @param  string $token
     *
     * @return \Illuminate\Http\JsonResponse
     */
    protected function respondWithToken($token)
    {
        return response()->json([
            'access_token' => $token,
            'token_type' => 'bearer',
            'expires_in' => Auth::factory()->getTTL() * 60
        ]);
    }
}
</code></pre>



<p>Kemudian selanjutnya mari kita buat routes nya, edit file web.php dan tambahkan script berikut :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>&lt;?php


$router->get('/', function () use ($router) {
    return $router->app->version();
});

$router->post('/token', 'AuthController@login');
$router->get('/me', 'AuthController@me');
</code></pre>



<p>disini kita tidak akan menggunakan prefix /auth, karena nantinya prefix auth akan dihanle oleh Nginx Proxy, jadi nanti semua request yang mempunyai prefix /auth akan diarahkan ke service ini.</p>



<p>Kemudian cobalah untuk mencoba melakukan hit kepada end point /me, temen &#8211; temen bisa pakai postman atau browser, kalo saya biasanya pakai postman. Maka seharusnya temen &#8211; temen akan mendapatkan respose seperti ini :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>Unauthorized.</code></pre>



<p>Hal ini dikarenakan kita harus melakukan authentikasi terlebih dahulu sebelum mengakses endpoint /me.</p>



<p>Nah untuk mempermudah aplikasi yang menjadi Front End API kita nanti maka response error yang akan kita berikan diusahaakan seragam dan dapat dimengerti, kali ini kita akan membuat respose nya menjadi json. Untuk merubah Error Unauthorized Response, edit file app/Http/Middleware/Authenticate.php menjadi</p>



<pre class="wp-block-code"><code>&lt;?php

namespace App\Http\Middleware;

use Closure;
use Illuminate\Contracts\Auth\Factory as Auth;

class Authenticate
{
    /**
     * The authentication guard factory instance.
     *
     * @var \Illuminate\Contracts\Auth\Factory
     */
    protected $auth;

    /**
     * Create a new middleware instance.
     *
     * @param  \Illuminate\Contracts\Auth\Factory  $auth
     * @return void
     */
    public function __construct(Auth $auth)
    {
        $this->auth = $auth;
    }

    /**
     * Handle an incoming request.
     *
     * @param  \Illuminate\Http\Request  $request
     * @param  \Closure  $next
     * @param  string|null  $guard
     * @return mixed
     */
    public function handle($request, Closure $next, $guard = null)
    {
        if ($this->auth->guard($guard)->guest()) {
            return response()->json([
                'status_code' => 401,
                'message' => 'Unauthorized'
            ], 401);
        }

        return $next($request);
    }
}
</code></pre>



<p>Setelah disave, kemudian kita Hit lagi endpoint /me, seharusnya menampilkan pesan error berikut :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>{
    "status_code": 401,
    "message": "Unauthorized"
}</code></pre>



<p>Untuk melakukan pengujian pada end point /token, tentunya kita perlu data contoh, buatlah seeder untuk menambah tabel user, kemudian lakukan migrate, untuk file migration dan seeder nya lihat script berikut :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>// Migration
&lt;?php

use Illuminate\Database\Migrations\Migration;
use Illuminate\Database\Schema\Blueprint;
use Illuminate\Support\Facades\Schema;

class UserTable extends Migration
{
    /**
     * Run the migrations.
     *
     * @return void
     */
    public function up()
    {
        Schema::create('users', function (Blueprint $table) {
            $table->increments('id');
            $table->string('name');
            $table->string('email')->unique();
            $table->string('password');
            $table->timestamps();
        });
    }

    /**
     * Reverse the migrations.
     *
     * @return void
     */
    public function down()
    {
        Schema::dropIfExists('users');
    }
}
</code></pre>



<pre class="wp-block-code"><code>// Seeder
&lt;?php

use App\User;
use Illuminate\Database\Seeder;
use Illuminate\Support\Facades\Hash;

class UserTableSeeder extends Seeder
{
    /**
     * Run the database seeds.
     *
     * @return void
     */
    public function run()
    {
        $user = new User;
        $user->name = "Fulan";
        $user->email = 'email@email.com';
        $user->password = Hash::make('email@email.com');
        $user->save();
    }
}
</code></pre>



<p>setelah terbentuk 1 data didalam database, kemudian kita harus manambahkan config ke auth.php, dikarenakan lumen ini config nya tidak di expose, maka kita harus mengcopy dari file vendor ke config/auth.php, copy script berikut :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>&lt;?php

use App\User;

return [

    /*
    |--------------------------------------------------------------------------
    | Authentication Defaults
    |--------------------------------------------------------------------------
    |
    | This option controls the default authentication "guard" and password
    | reset options for your application. You may change these defaults
    | as required, but they're a perfect start for most applications.
    |
    */
    'defaults' => [
        'guard' => 'api',
        'passwords' => 'users',
    ],


    /*
    |--------------------------------------------------------------------------
    | Authentication Guards
    |--------------------------------------------------------------------------
    |
    | Next, you may define every authentication guard for your application.
    | Of course, a great default configuration has been defined for you
    | here which uses session storage and the Eloquent user provider.
    |
    | All authentication drivers have a user provider. This defines how the
    | users are actually retrieved out of your database or other storage
    | mechanisms used by this application to persist your user's data.
    |
    | Supported: "session", "token"
    |
    */
    'guards' => [
        'api' => [
            'driver' => 'jwt',
            'provider' => 'users',
        ],
    ],

    // optional, if use eloquent
    'providers' => [
        'users' => [
            'driver' => 'eloquent',
            'model' => User::class,
        ]
    ],
];
</code></pre>



<p>Kemudian coba test dengan postman untuk end point /token, dengan username dan password sesuai seeder diatas, jika berhasil response nya akan seperti ini :</p>



<pre class="wp-block-code"><code>{
    "access_token": "eyJ0eXAiOiJKV1QiLCJhbGciOiJIUzI1NiJ9.eyJpc3MiOiJodHRwOlwvXC9sb2NhbGhvc3Q6ODAwMFwvdG9rZW4iLCJpYXQiOjE1NzYyMjU0ODMsImV4cCI6MTU3NjIyOTA4MywibmJmIjoxNTc2MjI1NDgzLCJqdGkiOiJnYkJqNEJYYnI2a2J4NGZ5Iiwic3ViIjoxLCJwcnYiOiI4N2UwYWYxZWY5ZmQxNTgxMmZkZWM5NzE1M2ExNGUwYjA0NzU0NmFhIn0.O2C6Vf88QHgk87jKFIvwSbQr-_DGOgeAhMMmg0_DdAg",
    "token_type": "bearer",
    "expires_in": 3600
}</code></pre>



<p>Mungkin begitu saja materi kali ini, jika ada yang kurang jelas bisa PM admin, mohon maaf jika masih banyak kekurangan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangun Microservices sederhana dengan PHP, NodeJS dan Docker &#8211; Bagian 1</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/membangun-microservices-sederhana-dengan-php-nodejs-dan-docker-bagian-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2019 01:40:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Microservices]]></category>
		<category><![CDATA[docker]]></category>
		<category><![CDATA[microservices]]></category>
		<category><![CDATA[NodeJS]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://blog.tarikhagustia.id/?p=124</guid>

					<description><![CDATA[Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman pribadi saya dalam mempelajari Software Architecture khususnya dalam bidang Microservice. Dalam Materi kali ini akan terbagi menjadi beberapa bagian (atau part) yang akan diupdate setiap minggu nya, so jangan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="720" src="https://blog.tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker.png" alt="" class="wp-image-126" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker.png 1280w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-300x169.png 300w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-768x432.png 768w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Membangun-Microservice-Sederhana-dengan-PHP-NodeJS-dan-Docker-1024x576.png 1024w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></figure>



<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman pribadi saya dalam mempelajari Software Architecture khususnya dalam bidang Microservice. Dalam Materi kali ini akan terbagi menjadi beberapa bagian (atau part) yang akan diupdate setiap minggu nya, so jangan sampai ketinggalan ya. :).</p>



<p>dalam materi kali ini kita akan fokus membahas tentang arsitektur yang akan kita buat nantinya, sebelum ke pembahasan lebih lanjut, mari kita lihat desain arsitektur yang akan kita buat nantinya.</p>



<ul class="wp-block-gallery columns-1 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex"><li class="blocks-gallery-item"><figure><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://blog.tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Desain-Arsitektur-1-1024x576.png" alt="" data-id="139" data-link="https://blog.tarikhagustia.id/membangun-microservices-sederhana-dengan-php-nodejs-dan-docker-bagian-1/desain-arsitektur-1/" class="wp-image-139" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Desain-Arsitektur-1-1024x576.png 1024w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Desain-Arsitektur-1-300x169.png 300w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Desain-Arsitektur-1-768x432.png 768w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/12/Desain-Arsitektur-1.png 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></li></ul>



<p>Pada desain diatas dapat kita lihat bahwa arsitektur yang akan kita buat adalah berupa API yang nantinya akan diakses oleh Aplikasi Mobile / Web Base yang ada pada device user. Berikut Penjelasan detailnya.</p>



<ol class="wp-block-list"><li>Seperti yang kita lihat ada dua end point yang dapat diakses oleh user, yaitu end point /products dan auth/token</li><li>setiap end point akan dihandle oleh services yang berbeda</li><li>seperti yang teman &#8211; teman lihat bahwa kita harus menggunakan API gateway untuk melakukan distribusi kesetiap services nya, jadi user tidak diperbolehkan melakukan direct calling kesetiap service &#8211; service yang ada</li><li>Tiap &#8211; tiap service akan mempunyari Database yang berbeda &#8211; beda. kali ini saya akan menggunakan database MySQL dan MongoDB</li><li>untuk end point /products kita diharuskan melakukan authentikasi terlebih dahulu sebelum melakukan request ke end point ini, untuk mengatasi hal ini maka diperlukan token authentication, Kali ini admin pakai JWT sebagai format token nya.</li></ol>



<p>Nah, cukup jelas bukan ? kalo belum jelas bisa kontak admin via sosial media, Oh iya sebelum temen &#8211; temen baca materi ini, temen &#8211; temen diharuskan sudah mengerti tentang <strong>Konsep API dan Docker ya,</strong> dikarenakan kalo belum tau dijamin bingung.</p>



<p>Pada artikel mendatang admin akan membuat service nya menggunakan Lumen dan juga ExpressJS, (Bisa nya cuman itu hehe) yang insyallah akan dipublish minggu depan.</p>



<p>Terimakasih karena sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan yang amat banyak kurang nya ini, Wassalamu&#8217;alaikum Wr. WB</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 package laravel powerfull yang jarang diketahui para developer</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/5-package-laravel-powerfull-yang-jarang-diketahui-para-developer/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2019 23:39:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[laravel]]></category>
		<category><![CDATA[laravel packages]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://blog.tarikhagustia.id/?p=75</guid>

					<description><![CDATA[Hello guys welcome back to my blogsss &#8230;.. hehe udah kaya yutuberr ya. Bismillah, Assalamu&#8217;alaikum, sudah lama ga posting di blog dikarenakan kesibukan tersendiri hehe (so sibuk anjay) . dikesempatan kali ini saya akan membahas tentang 5 package laravel powerfull...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img loading="lazy" decoding="async" width="795" height="300" src="https://blog.tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/05/laravel.jpg" alt="Laravel" class="wp-image-83" srcset="https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/05/laravel.jpg 795w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/05/laravel-300x113.jpg 300w, https://tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2019/05/laravel-768x290.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 795px) 100vw, 795px" /><figcaption>Sumber : https://wisdmlabs.com/blog/create-package-laravel/</figcaption></figure>



<p>Hello guys welcome back to my blogsss &#8230;.. hehe udah kaya yutuberr ya.</p>



<p>Bismillah, Assalamu&#8217;alaikum, sudah lama ga posting di blog dikarenakan kesibukan tersendiri hehe (so sibuk anjay) .</p>



<p>dikesempatan kali ini saya akan membahas tentang <strong>5 package laravel powerfull </strong>yang jarang banget diketahui banyak orang, padahal dengan menggunakan package/library ini dapat meringankan beban <s>hidup</s> kerja seorang developer. nah tanpa basa basi mari kita simak berikut  <strong>5 package laravel powerfull yang jarang diketahui developer</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><a href="https://github.com/yajra/laravel-datatables">1. Laravel Datatables</a></h3>



<p>Oke yang pertama ada Laravel Datatables siapa yang ga tahu sih tentang datatables, yup datatables adalah suatu library yang memungkinkan kalian membuat table dengan beberapa fitur seperti search, pagination, dll secara instant .. owooow..</p>



<p>nah yang menarik disini laravel datatables ini dapat mengenerate suatu query dari laravel menjadi response json yang nantinya digunakan oleh datatables ini untuk menampilkan data, biasanya sih developer yang masih noob kaya saya dlu ga pakai json response untuk nampilin data, akan teteapi langsung dirender di tabel nya langsung hehe 1000x, ajaibnya kalian ga perlu menambah fitur search / pagination di kodingan kalian cukup menggunakan query builder atau eloquent nya laravel temen &#8211; temen sudah bisa menikmati datatables dengan fitur server side hohoho, nah untuk dokumentasi lengkapnya kalian bisa klik link diatas guys.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><a href="https://github.com/Intervention/image">2.  Intervention Image </a></h3>



<p>nah diposisi kedua ada library namanya Intervention Image, dari namanya sudah jelasya temen &#8211; temen bahwa packages ini urusannya sama gambar, dengan package ini memungkinkan temen &#8211; temen untuk mengedit gambar (ga kaya di photoshop ea) seperti cropping, menambah watermak, dll. saya juga termasuk orang yang suka menggunakan packages ini loh. pokonya untuk cropping gambar packages ini very recommended.</p>



<h3 class="wp-block-heading"> <a href="https://github.com/andersao/l5-repository">3. Laravel 5 Repositories </a></h3>



<p>nah yang ketiga ini yang saya sukai yaitu laravel Repositories, dengan packages ini sangat mempermudah kalian jika ingin menerapkan Repository Pattern di Laravel kalian karena konsep repository pattern itu sendiri sudah terabstarksi tinggal extends2 gitu &#8230;, pastinya packages ini sangat asing bagi kalian yang baru mulai belajar Laravel / PHP, gw rekomendasiin kalian belajar tentang repository pattern sebelum pakai library ini, btw gw blum buat postingan mengenai repository pattern ya males eheheh. nanti aja kalo sempet.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><a href="https://github.com/mcamara/laravel-localization">4.  Laravel Localization </a></h3>



<p>selanjutnya ada packages yang sangat menarik yaitu Laravel Localization, bagi kalian yang suka buat web dengan beberapa bahasa packages ini very2 recommended ea .. dengan packages kalian ga perlu pusing2 bikin fitur pilih bahasa dan simpan ke session / route bahasa yang dipilih. tinggal setting2 ae &#8230;</p>



<h3 class="wp-block-heading"><a href="https://github.com/spatie/laravel-backup">5. Laravel Backup</a></h3>



<p>diposisi terakhir ada packages yang jarang dipakai nih, yaitu laravel backup sebenarnya packages ini cukup simple dari namanya kita bisa tahu ya guys fungsi packages ini untuk membackup aplikasi kita. Mungkin kalian jarang sekali atau ada yang ga pernah backup aplikasi kita sendiri, tapi perlu diingat guys kalau aplikasi kalian banyak diakses oleh pengunjung hal seperti ini perlu diperhatikan apalagi website kalian website bisnis, data ilang yaudah tenggelem hehe ..</p>



<p>Mungkin saat ini cuman itu yang bisa saya share sebenarnya masih banyak packages laravel yang saya ingin kasih tau cuman ya lagi males nulis guys, lain kali mungkin saya bakalan share lagi, oh iya packages diatas itu hanya sekedar opini ya mungkin kalian lebih tau yang mana yang lebih powerfull. sekian dari saya jangan lupa like, share and <s>subscribe</s>. awokawokawok</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hore, ini dia Pengumuman Pendaftar Yang Lulus Seleksi Administrasi CPNS 2018 Pemkab. Sukabumi</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/hore-ini-dia-pengumuman-pendaftar-yang-lulus-seleksi-administrasi-cpns-2018-pemkab-sukabumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2018 06:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tarikhagustia.id/?p=66</guid>

					<description><![CDATA[Kabar gembira bagi CPNS yang mendaftar sebagai CPNS pada instansi Pemerintahan Kabupaten Sukabumi, sekarang bisa dicek hasil seleksi administrasi. Bersama ini kami sampaikan, Pengumuman Panitia Seleksi Daerah Penerimaan CPNS Pemerintah Kabupaten Sukabumi nomor : 800/7080-BKPSDM tanggal 19 Oktober 2018 tentang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabar gembira bagi CPNS yang mendaftar sebagai CPNS pada instansi Pemerintahan Kabupaten Sukabumi, sekarang bisa dicek hasil seleksi administrasi.</p>
<p>Bersama ini kami sampaikan, Pengumuman Panitia Seleksi Daerah Penerimaan CPNS Pemerintah Kabupaten Sukabumi nomor : 800/7080-BKPSDM tanggal 19 Oktober 2018 tentang Rekapitulasi Pendaftar Yang Lulus Seleksi Administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi Tahun 2018. Pengumuman tersebut dapat di unduh,</p>
<p><a href="http://blog.tarikhagustia.id/wp-content/uploads/2018/10/Dokumen-CPNS.pdf" target="_blank" rel="noopener">Unduh Pengumuman seleksai Administrasi CPNS 2018</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber : https://bkpsdm.sukabumikab.go.id/home/berita-52-pengumuman-pendaftar-yang-lulus-seleksi-administrasi-cpns-2018-pemkab-sukabumi.html</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>D4 dan S1 Setara Tapi Tak Sama</title>
		<link>https://tarikhagustia.id/d4-dan-s1-setara-tapi-tak-sama/</link>
					<comments>https://tarikhagustia.id/d4-dan-s1-setara-tapi-tak-sama/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tarikh Agustia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2018 01:01:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[d4]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[s1]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.tarikhagustia.id/?p=61</guid>

					<description><![CDATA[D4 atau pun S1 merupakan strata pendidikan yang setara dan sudah diakui oleh kementrian melalui SK mentri pendidikan Nomor 234/U/2000 pasal 1 ayat 16. Meski setara, D4 dan S1 itu jelas berbeda. D4 itu termasuk ke jalur pendidikan profesional sedangkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>D4 atau pun S1 merupakan strata pendidikan yang setara dan sudah diakui oleh kementrian melalui SK mentri pendidikan Nomor 234/U/2000 pasal 1 ayat 16. Meski setara, D4 dan S1 itu jelas berbeda. D4 itu termasuk ke jalur pendidikan profesional sedangkan S1 termasuk ke jalur pendidikan akademis.</p>
<p>Jalur pendidikan akademis terdiri dari S0, S1, S2, S3. Sedangkan jalur pendidikan profesional terdiri dari D1, D2, D3, D4, Sp1 dan Sp2.</p>
<p>D4 maupun S1 memiliki jumlah sks yang sama, yaitu sejumlah 144 SKS. Bedanya pada jalur pendidikan profesional –sebut saja diploma- lebih menitik beratkan pada skill dengan lebih mengutamakan praktek dibanding teori dengan persentase 60% praktek berbanding 40% teori. Sebaliknya pada jalur pendidikan akademis lebih mengutamakan teori dengan perbandingan 40% praktek dan 60% teori.</p>
<p>Sampai sekarang Lulusan jalur diploma masih kalah familiar dibanding jalur pendidikan akademis di masyarakat. Selain karena pendidikan jalur akademis sudah lebih dulu eksis jauh sebelum pendidikan jalur diploma diperkenalkan ke masyarakat, kurangnya sosialisasi pemerintah terhadap masyarakat menjadi PR tersendiri.</p>
<p>Banyak perusahaan hanya menyantumkan D3 dan S1 dalam sebuah lowongan pekerjaan. Biasanya D3 level posisi kerjanya berada sedikit di bawah S1. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut karena memang D3 berada satu tingkat di bawah S1 dengan jumlah SKS yang lebih sedikit.</p>
<p>Lalu di mana D4? Seharusnya D4 disertakan sejajar dengan S1 namun pada kenyataannya perusahaan masih saja melakukan diskriminasi dan mempertanyakan di mana letak perbedaannya. Padahal dengan lebih diperbanyaknya praktek pada sistem pendidikan jalur diploma diharapkan lulusannya siap untuk langsung bekerja dan memberikan solusi di industri dibandingkan dengan S1 yang lebih diarahkan ke bidang riset dan dipersiapkan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi sampai ke jenjang akademis doktor.</p>
<p>Meski begitu, jalur diploma pun menyediakan jalan untuk menaikan jenjang pendidikan sampai ke setara doktor yaitu Sp2. Maka bisa dibilang S1 dan D4 itu setara hanya saja jalur pendidikannya yang berbeda. Seharusnya tidak ada perbedaan yang cukup mencolok ihwal kualitas saat mereka dipekerjakan di industri asalkan sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.</p>
<p>Pada awal-awal masa bekerja mungkin seorang lulusan D4 akan lebih terlihat skill-nya sedangkan seorang lulusan S1 akan lebih baik pengetahuan teorinya. Selebihnya adalah bagaimana cara orang itu sendiri mengembangkan diri di perusahaan.</p>
<p>Maka sebetulnya lulusan S1 maupun D4 dibekali atribut yang seimbang dengan kemampuan dasar yang berbeda. Tinggal bagaimana seorang lulusan tersebut dapat menerapkan bekal yang dia dapat dari masa kuliah ke dunia kerja.</p>
<p>Dengan begitu seharusnya tidak perlu ada lagi diskriminasi dari perusahaan dalam memberikan kesempatan test untuk masuk kerja terhadap lulusan D4. Karena sebetulnya mereka memiliki bekal pendidikan yang setara meski tidak sama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumber : https://www.kompasiana.com/bit_frista/5663cd1dac9273e30fb171a9/d4-dan-s1-setara-tapi-tak-sama</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://tarikhagustia.id/d4-dan-s1-setara-tapi-tak-sama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 6/205 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching using Redis (Request-wide modification query)

Served from: tarikhagustia.id @ 2025-06-13 21:47:03 by W3 Total Cache
-->